Pada tubuh manusia terdapat energi yang berupa impuls-impuls listrik
yang dihasilkan oleh adenosintrifosfat sebagai senyawa yang menyimpan
energi tubuh, yang terjadi akibat pembakaran oksigen dalam tubuh. Dalam
sel, energi digunakan untuk mensintesis molekul baru, kontraksi otot,
konduksi saraf, menghasilkan radian energi yang menghasilkan pancaran
sinar.
Medan listrik ini dapat diperbesar hingga menghasilkan Energi
Listrik Tubuh (Bioelektris) bila elektron bergerak lebih cepat secara
teratur. Energi atau tenaga dalam inilah yang diolah dan dikembangkan
oleh MPSSGI yaitu sebuah Olah Kanuragan yang memberdayakan Natural
Magnetik Energi Tubuh untuk menghilangkan rasa sakit, menyembuhkan
penyakit,meningkatkan kecerdasan otak,keseimbangan emosi dan mempertajam
intuisi.
Menurut Albert Einstein segala yang ada di alam semesta ini
merupakan energy. Manifestasi energy di alam ini antara lain gravitasi,
gelombang elektomagnetik,energi matahari yang dapat dimamfaatkan oleh
tubuh manusia,
Aliran Natural Magnetik Energi Tubuh yang seimbang
di dalam tubuh akan merestorasi energi non aktif bila dilakukan dengan
pemeliharaan sistem energi melalui cara radiasi atau pancaran yang
mengalir untuk merangsang impuls impuls listrik bekerja dengan medan
magnitnya pada tempat tempat yang dibutuhkan.
Aliran Energi dengan
pancaran yang mengalir dengan metabolis tubuh dengan zat zat yang
diperlukan akan mengisi kekurangan kekurangan zat yang diperlukan,dan
akan mengurangi zat zat yang tidak diperlukan oleh tubuh,sehingga tubuh
memiliki kandungan zat yang seimbang dan ideal.
Energy Medicine’,
seorang pakar bidang pengobatan energi yang telah 20 tahun menggeluti
pengobatan energi dan menguasai sistem energi di dalam tubuh manusia,
Donna Eden, bersama seorang psikolog asal John Hopkins University School
of Medicine dan Antioch College, David Feinstein menyatakan, pengobatan
energi sendiri adalah seni dan ilmu untuk membantu kesehatan
jiwa-raga-spiritual dan kesejahteraan manusia.
Pengetahuan itu juga
merupakan kombinasi antara rasio dan intuisi untuk mengenal energi yang
ada di dalam tubuh dan lingkungan kita. Dapat dikatakan, mempelajari
pengobatan energi akan mampu mempertajam kapasitas pengenalan energi,
hingga membuat kita lebih sadar serta peka dengan instrumen pengobatan
diri sendiri, dibanding saat kita menggunakan pengobatan dengan
teknologi modern..
Teknik pengobatan dengan gelombang Natural
Magnetik Energi adalah sebuah penyembuhan yang dramatis di dalam
pengobatannya,refleksi yang kuat dari gelombang electromagnetik tubuh
dapat menghilangkan rasa sakit dan menyembuhkan penyakit secara
drastis.
Pengobatan dengan getaran gelombang Natural Magnrtik Energi
Tubuh dijamin aman tanpa efek samping dan kontra indikasi,merupakan
pengobatan yang alami dan mudah dilakukan oleh siapa saja, dibanding
dengan menggunakan obat-obatan kimia yang bisa menjadi keracunan di
dalam tubuh.Istilah pengobatan Natural Magnetik Energi Tubuh sudah
digunakan untuk beberapa pengobatan berbagai macam penyakit baik medis
maupun medis dengan penggunaan kekuatan gelombang elektromagnetik pada
tubuh.
Keuntungan dari pengobatan energi adalah,
1- Dapat menjaga kesehatan diri dan vitalitasnya.
2- Getaran Natural Magnetik Energi Tubuh mampu membaca bahasa tubuh
seperti gejala gejala penyakit,bentuk bentuk penyakit,dan cara
pencegahannya.
Natural Magnetik Energi sangat erat kaitannya
dengan metabolis tubuh itu sendiri,metabolisme adalah proses kimiawi
suatu organisme. Metabolisme juga bisa dikatakan sebagai modifikasi
senyawa kimia secara biokimia di dalam organisme dan sel. Metabolisme
biasanya terdiri atas tahapan-tahapan yang melibatkan enzim, yang
dikenal pula sebagai jalur metabolisme.
Metabolisme merupakan
aktivitas hidup yang selalu terjadi pada setiap sel hidup. Pada
metabolisme sel, bahan dan energi diperoleh dari lingkungan sel yang
berupa cairan, misalnya darah . Cairan yang mengelilingi sel disebut
cairan ekstrasel. Cairan ini terdiri dari ion dan gas berikut :
1. Gas O2 dan CO2
2. Ion anorganik ( terutama Na+ , Cl- , K+ , Ca++ , HCO3- , PO4-3 )
3. Zat organic, yaitu makanan dan vitamin
4. Hormon.
Mekanisme pertukaran zat dalam sel dengan cairan ekstrasel melalui lima cara :
1. Difusi, yaitu proses pemindahan cairan atau gas melalui selaput atau
membrane dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah.
2. Osmosis, yaitu proses pemindahan cairan pelarut dari konsentrasi
rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi melalui membrane yang tidak
dapat ditembus zat yang larut.
3. Transport aktif, yaitu gerak molekul melalui membrane sel melawan arah arus difusi alami
4. Endositosis, yaitu memasukkan sesuatu dari luar ke dalam sel dan
menyelubunginya dengan membrane sel, lalu membentuk vesikel di dalam
sitoplasma.
5. Eksositosis, yaitu transportasi sesuatu ke luar sel dengan penyelubungan oleh membrane sel kemudian dilepas di luar sel.
Aktifitas yang terjadi pada setiap sel menimbulkan gerak getaran dalam
metabolismenya,sedangkan sel sel,jaringan jaringan,organ organ tubuh
mengandung impuls impuls listrik,darah dan cairan tubuh secara ilmiah
mengandung biolistrik.
Maka kolaborasi antara tubuh,sel tubuh,jaringan
tubuh,organ tubuh,peredaran darah,cairan tubuh,sistem syaraf akan
menimbulkan energi yang luar biasa,dan terjadilah gerak ,getaran
gelombang Elektromagnitik tubuh.Oleh sebab itu Maspanji Sangaji Samaguna
Indonesia (MPSSGI),dalam latihannya bertujuan memperbesar daya getaran
gelombang Elektromagnetik tubuh tersebut,agar dapat digunakan sesuai
kebutuhan.
Medan energi yang mengandung energi elektromagnetik atau biogetic ray
bersifat multidimensional yang menyelubungi tubuh manusia (Bioplasmik)
dan makhluk lainnya.Medannya membentuk karakter ‘emosional’ seseorang.
Aliran energi disuplai kekuatan medan listrik yang dihasilkan oleh
tubuh, medan magnit tersebut mengumpulkan energi dari alam . Medan
magnit dapat dipengaruhi dari dalam dan lingkungan luar tubuhnya.
Medan
magnit inilah yang mengeluarkan getaran,gelombang berupa gelombang suara
dan gelombang cahaya.Manifestasinya muncul dalam bentuk
pancaran,radiasi yang mengalir mempengarui tubuh dan alam sekitarnya.
Medan Listrik manusia adalah medan energi yang bergerak ,mengalir
memancar dengan radiasi gelombangnya. Medan Listrik Tubuh yang ideal
mencerminkan kesehatan, aktivitas mental dan keadaan emosi.Dapat
mendideksi penyakit yang akan timbul pada tubuh dan akan memiliki
refleksi yang tinggi dalam mengenal suatu kejadian secara fisika dan
metafisika.
MedanListrik utama adalah berada disekitar tubuh,energi
dasar disusun dari darah,cairan tubuh,sel sel tubuh,jaringan jaringan
tubuh,dan oragan organ tubuh.yang bereaksi dan memperluas dirinya dengan
gerak getaran gelombangnya. Sistem syaraf manusia mengatur gerak sadar
dan gerak refleksi,jika medan listrikunya ideal,maka dapat memperkuat
kesadaran dan gerak refleksi tubuh yang dapat mempertajam naluri,intink
dan intuisi,
Medan Listrik sensitif terhadap situmulus situmulus
dari alam sekitarnya.dan memiliki resvon sensitif dengan gerak
refleksinya. Bereaksi dengan cepat terhadap sesuatu hal yang menjadi
kebutuhan tubuh yang sangat diperlukan,seperti ketika sakit pinggang
medan listrik tersebut dengan getaran gelombangnya akan memperbaiki
tempat yang sakit.
Semua benda di alam ini materi itu terdiri dari
gabungan partikel partikel kecil berbentuk proton dan netron,sehingga
hakikat sesungguhnya semua materi itu memiliki daya tarik menarik atau
tolak menolak kepada semua benda materi lainnya,untuk dapat terciptanya
sifat sifat magnet magnet,maka dasarnya harus kita pahami terlebih
dahulu,setelah itu baru kita akan mengenal medan magnetisme dalam batang
tubuh kita dan setelah mengenalnya kita dapat memamfaatkannya.
Agar
kita dapat menghasilkan bio listrik dalam tubuh kita, energi listrik
yang yang menimbulkan medan magnit pada tubuh kita.Bio listrik yang
merupakan potensi pada tubuh manusia yang berasal dari sistem syaraf
manusia,sel sel tubuh,jaringan jaringan tubuh dan organ organ tubuh
dengan kandungan zat yang ada padanya.
Hidup tergantung pada
perubahan sinyal-sinyal dari molekul-molekul melalui vibrasinya atau
gerak getaranya. Melalui perubahan sinyal-sinyal tersebut fungsi-fungsi
biologi dapat dikontrol. Vibrasi molekul-molekul merupakan frekuensi
gelombang elektromagnetik yang mengirim sinyal-sinyal. Air merupakan
media transmisi pesan berkecepatan tinggi diantara molekul.
Disa kita
bayangkan jutaan molekul secara biologi saling komunikasi pada kecepatan
cahaya. Gerak vibrasi-vibrasi molekul biologi tersebut menghasilkan
frekuensi gelombang elektromagnetik yang menghasilkan arus listrik
sehingga dapat menimbulkan medan elektro-magnetik.
Kerja sistem
syaraf dan otak bahkan pertumbuhan tulang terjadi melalui mekanisme
kelistrikan. Sinyal-sinyal listrik tubuh merupakan deksriptor terbaik
semua fungsi hidup berbagai organ. Itulah sebabnya dunia kedokteran
modern tengah fokus pada penelitian tentang pemanfaatan listrik tubuh
dalam menangani pasiennya.
Impuls-impuls atau sinyal-sinyal syaraf dalam sistem syaraf manusia
dihantarkan dari reseptor sampai kepada efektor, melalui aliran
partikel-partikel bermuatan listrik positif yang searah dengan aliran
impuls. Semakin banyak ion-ion bermuatan yang dialirkan semakin banyak
impuls syaraf yang disalurkan. Akibat dari partikel-partikel bermuatan
listrik dalam tubuh manusia menyebakan manusia dapat tersengat listrik
atau dialiri oleh arus listrik.
Gerak berhubungan dengan adanya
energi yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup yang bersumber dari ATP
(Adenosine Tri Posphate) yang dihasilkan oleh mitokondria dalam proses
respirasi sel. Energi yang dihasilkan berupa ion-ion yang memiliki
muatan yang berbeda-beda sehingga mengakibatkan timbulnya perbedaan bio
potensial tegangan sel .
Tegangan yang paling besar dihasilkan oleh
sel-sel saraf (nefron) dan sel-sel otot (muscle). Tegangan sel dapat
bertahan konstan dalam jangka waktu yang lama, namun dapat pula diubah
melalui suatu perlakuan internal maupun eksternal dalam bentuk gangguan
atau rangsangan (fires).
Pengubahan nilai tegangan pada sel akan
menghasilkan suatu pulsa tegangan (voltage pulses). Efek yang
ditimbulkan oleh pengubahan tengangan ini sangat bergantung pada jenis
selnya. Sel-sel saraf, oleh karena pengubahan nilai tegangan selnya,
dapat menghasilkan pulsa tegangan yang dapat dirambatkan ke berbagai sel
lainnya untuk memberi informasi tentang hal-hal yang kita rasakan dari
panca indra.
Tiga macam sel syaraf, yaitu:
1-Sel-sel
saraf sensorik atau aferen, Sel saraf sensorik berfungsi menghantarkan
rangsangan dari reseptor yaitu alat-alat indera ke saraf pusat yaitu
otak dan sumsum tulang belakang,
2- Sel saraf motorik/eferen. Sel
saraf motorik berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf
pusat ke efektor yaitu otot dan kelenjar,
3- Sel saraf penghubung/
Asosiasi.
Sel saraf penghubung berfungsi menghubungkan sel saraf
sensoris dengan sel saraf motoris. Pergerakan Implus Syaraf Listrik pada
gerak sadar.
Sedangkan sum sum tulang belakang dan otak akan
menghasilkan aliran listrik yang refleksi pada tubuh manusia,gerak gerak
refleksi dari stimulan yang tanpa disadari menjadikan respon refleks
pada tubuh.
Respon refleks ini,jika mendapat energi yang kuat dari medan
listrik tubuh maka geraknya akan menjangkau hal bersifat fisika dan
metafisika tanpa kita sadari,Gerak gerak refleks ini sangat diperlukan
pada saat kita menghadapi hal yang menimpa diri kita tanpa kita sangka
sangka sebelumnya.
Gelombang refleks dapat menembus fenomena alam
metafisika dengan seketika tanpa direncanakan terlebih dahulu,Seperti
melihat kejadian kejadian yang terjadi dan akan terjadi tanpa
intrument,tanpa meditasi,tanpa pemusatan pikiran,tanpa tirakat,namun hal
tersebut terjadi seketika karena medan listrik tubuh sudah kuat dan
ideal.